BOGOR – Memasuki pertengahan bulan Maret, TKIT HASMI salah satu unit pendidikan Yayasan Islam Al Huda Bogor kembali menghadirkan kegiatan edukatif yang kental dengan nuansa budaya. Para siswa diajak untuk mengenal ikon hari raya melalui kegiatan Membuat Pola Ketupat dari Kertas Origami.
Kegiatan ini bukan sekadar prakarya biasa, melainkan metode efektif untuk melatih konsentrasi, ketelitian, dan logika berpikir anak melalui teknik anyaman sederhana.
Langkah-Langkah Kreatif Menganyam
Dengan bimbingan penuh kasih sayang dari para guru, siswa mengikuti tahapan pembuatan ketupat kertas sebagai berikut:
Persiapan Media: Bunda Guru telah menyiapkan pola lingkaran khusus yang berfungsi sebagai dasar atau kerangka untuk membentuk anyaman.
Permainan Warna: Siswa menggunakan kertas origami berwarna hijau dan kuning warna khas ketupat untuk menciptakan visual yang menarik.
Formasi Anyaman: Siswa belajar menempelkan potongan kertas secara bergantian dengan formasi tertentu. Proses ini menuntut fokus tinggi agar pola anyaman terbentuk dengan sempurna dan rapi.
Filosofi di Balik Selembar Kertas
Melalui kegiatan ini, TKIT HASMI ingin memperkenalkan simbol hari raya Ketupat kepada anak-anak sejak dini. Selain mengasah kemampuan kognitif, aktivitas menganyam ini juga mengajarkan makna kesabaran kepada para siswa.
Hasil karya ketupat origami ini nantinya akan dipajang sebagai dekorasi kelas, menambah suasana hangat dan religius di lingkungan sekolah menyambut hari kemenangan.